Saturday, 28 December 2013

Aneka Nafsu dan Penjelasannya


Siapapun orangnya, tak bisa mengingkari bahwa dirinya sudah terlepas dari nafsu.

Nafsu tidak bisa terlepas dari diri kita. karna Nafsu adalah anugrah yang Allah berikan kepada umat Manusia. dan yang harus kita ketahui adalah:
Masing-masing Nafsu yang di miliki manusia itu berbeda-beda dan bertingkat dari tangga satu menuju tangga-tangga selanjutnya.

Sedikit kami paparkan Aneka macam Nafsu berikut Penjelasannya:

Amarah
adalah nafsu yang selalu mendorong untuk berbuat sesuatu diluar pertimbangan akal yang tenang sehingga tidak membedakan mana yang benar, mana yang salah dan mana yang baik dan buruk.
nafsu ini hanya di miliki mereka yang berbangga apabila membuat sesuatu kemunkaran juga selalu bermaksiat di mata dan di hatinya. dan tidak di ragukan lagi, mereka adalah golongan Ahli Neraka.

Lawamah
adalah nafsu yang sudah punya kesadaran sehingga seseorang yang terlanjur berbuat salah atau tercela, tersadar lalu menyesali diri atau merasa berdosa (Nafsu ini berdiri antara Amarah dan Muthma'inah)
nafsu ini biasanya di miliki oleh orang yang masih mau beramal, akan tetapi masih ada riya, hasut, dengki dan sebagainya. mereka masih tetap melakukan nafsunya walau mereka tahu itu salah.
mereka juga termasuk golongan Ahli Neraka.
Muthma'inah
adalah nafsu yang sudah didominasi dan di kuasai iman lantaran sudah begitu masak oleh pengalaman dan gemblengan badai derita, sehingga mampu dan terampil memilah yang hak dan yang bathil. Nafsu ini tetap dingin dan tenang. dan Muthma'inah ini memiliki dua sayap.
  1. Sabar (di saat ia mengahadapi cuaca kelam dan kesulitan)
  2. Syukur (di saat ia jaya dan makmur)
disini perlunya iman dan dzikir. dan yang memiliki nafsu muthma'inah ini biasanya adalah orang-orang shaleh

Musawalah
adalah nafsu yang bebas melakukan apa saja yang sedang di inginkannya, karna ia sudah mampu untuk membedakan mana yang hak dan mana yang bathil.

Radhiyah
adalah nafsu yang menginsafi apa yang di terima dan menyatakan rasa syukur dalam menerima Ridha Allah.
orang yang sudah sampai ke derajat nafsu Radhiyah, biasanya bisa dilihat melalui caranya berusaha melatih diri untuk mencintai Allah sepenuhnya. namun bukan dalam bentuk main-main seperti kita-kita ini.
mereka biasanya bergaul dengan orang banyak, akan tetapi hatinya selalu tertuju kepada Allah.
biasanya mereka disebut sebagai Wali Allah

Mardhiyah
adalah nafsu yang senantiasa pasrah akan Ridha Allah
Ridha tersebut terlihat pada anugrah yang diberikan-Nya. seperti senantiasa berdzikir, ikhlas, memiliki karomah, dan memperoleh derajat kemuliaan, sementara kemuliaan yang diberikan Allah SWT itu bersifat universal,
artinya jika Allah memuliakannya, siapa pun tidak akan bisa menghinakannya,
demikian pula sebaliknya orang yang dihinakan oleh Allah SWT, siapa pun tidak bisa memuliakannya

Kamilah
adalah unsur jiwa yang memiliki kesempurnaan, baik kulit isi, lahir, bathin dan seluruh anggotanya.
dan nafsu yang satu ini hanya di miliki oleh para Nabi dan Rasul

No comments:

Post a Comment